::Something about...

Foto Saya
Feby Widyanata Susilo
I wanna be Happily Ever After!!! ~^^
Lihat profil lengkapku

:: I'm on Twitter...

:: Your Comments...

Follower

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 20 Mei 2011

~Senandung Cinta Untuk Gadis~(Cerpen Pertama yang Saya Kirim ke FLP)

Sang surya kembali bersinar pagi ini, salah satu bintang terbesar di galaksi tempatku berpijak itu mulai menampakkan kekuasaannya lagi. Sinarnya menerpa wajahku dari balik jendela kamar. Aku mendesah dan berusaha membuka kelopak mata ini. Kemudian aku beranjak ke kamar mandi, tempat pertama yang aku kunjungi setiap hari. Kupandangi wajahku di cermin, kemudian membasuhnya. Sosok gadis itu kembali terlintas di pikiranku. Gadis yang telah menjadi sahabat terdekatku. Aneh memang, entah kenapa aku dan dia bisa seakrab ini. Aku mengenalnya sejak kelas 4 SD sedangkan dia kelas 2 SD. Ya selisih umur kami dua tahun. Dia adalah anak dari sahabat ibuku. Aku dan dia bersahabat kurang lebih sudah 15 tahun lamanya. Dia selalu memanggilku dengan panggilan Mas Adit, baginya panggilan itu terdengar lucu dan membuatnya geli.
Gadis manis yang penuh kelembutan dan kehangatan. Setiap orang yang melihat kedua matanya pasti akan jatuh hati. Bagiku dia adalah lentera kecil yang selalu menyemangati dan menuntunku untuk menggapai semua mimpi yang ingin ku torehkan. Rambutnya selalu berderai indah di balik bahunya. Ya dia memang bernama Gadis, Gadis Paramitha Drupadi. Namanya saja sudah mewakili keindahan yang dimilikinya. Dia bagaikan Dewi Drupadi, dewi yang setia mendampingi lima orang pandawa dalam kisah pewayangan Arjuna. Tuhan benar-benar menciptakannya sebagai gadis terindah menurutku, dan aku bahagia bisa mengenalnya.


Aku dan Gadis selalu berbagi kisah bersama, menangis dan tertawa. Kami bersahabat begitu tulus. Namun akhir-akhir ini aku merasa ada sesuatu yang berbeda. Ada rasa bahagia yang menjalar ke seluruh tubuhku. Aku selalu tersenyum ketika bersamanya. Mungkin itulah makna kerinduan yang kini tengah kurasakan. Ah! Cinta, itulah makna cinta. Kuakui aku telah larut di dalamnya. Aku jatuh ke dalam cinta.
Hari ini aku akan bertemu dengan Dewi Drupadi itu lagi. Ibu tercinta telah menyiapkan sarapan untukku, putra tunggal yang dimilikinya. Aku segera menyantap nasi goreng buatan Ibu tanpa jeda dan menyeruput susu cokelat hangat. Aku sangat menyayangi Ibu. Apapun akan kulakukan untuknya.
“Dit, tadi Gadis telepon. Katanya minta dijemput sama kamu.” seru Ibu sambil menuangkan air putih ke dalam gelas dengan logat Jawanya yang kental. Ibu memang berasal dari Surabaya, sedangkan Ayahku memang berasal dari Makassar.
“Iya Bu, Adit sudah tau. Oia nasi goreng Ibu enak sekali, tapi ada kayaknya yang kurang.” Jawabku iseng.
“Kurang? Apanya yang kurang, Dit? Perasaan rasanya sudah pas kok sesuai selera kamu.” tanya Ibu dengan mimik keheranan sambil mencoba nasi goreng buatannya.
“Kurang banyak. Hahaha.” Aku tertawa lalu mengecup pipi Ibu.
Setelah puas menggoda Ibu dan pamit kepadanya, aku bergegas menuju rumah Gadis. Aku selalu menjemputnya dengan mobil sedan hitam milikku. Rasanya hari ini matahari bersinar secerah hatiku, karena aku akan bertemu dengan Dewi Drupadiku. Aku memanaskan mesin mobil dan kemudian melaju melewati gerbang pagar rumahku.
Akhirnya aku tiba di rumah Gadis. Dia sudah menungguku di kursi teras rumahnya, sedangkan Tante Sarah sedang menyiram bunga-bunga anggrek koleksinya. Gadis mengambil tasnya, kemudian berpamitan dengan Tante Sarah. Aku turun dari mobil dan menyapa Tante Sarah. Gadis berlari kecil ke arahku. Aku berpamitan dengan Tante Sarah. Kemudian mengikuti Gadis ke arah mobilku yang telah terparkir di depan pagarnya. Aku membuka pintu mobil untuknya. Kemudian mengendarai mobil itu melaju menuju kampus. Aku dan Gadis kuliah di tempat yang sama, yakni Fakultas Hukum sebuah universitas terkenal di Indonesia bagian timur. Tentunya aku lebih dulu menginjakkan kaki di kampus itu sedangkan Gadis adalah mahasiswa baru.
“Mas Adit kenal dengan Kak Satria?” tanya Gadis membuka percakapan kami hari ini.
“Iyalah kenal. Dia kan teman baikku. Emangnya kenapa?” jawabku balik bertanya padanya.
“Sepertinya dia orang yang pintar ya. Aku sampe kagum padanya, terlebih saat dia jadi pemateri dalam pelatihan kemarin.” jawabnya lagi sambil tersenyum padaku. Gadis bercerita panjang lebar tentang Satria, bahkan dia hafal setiap perkataan yang dilontarkan Satria saat pelatihan. Aku hanya menjawab dengan mengangguk. Aku merasa aneh, ketika dia terus menyebut nama Satria. Aku menjadi resah dan tidak tenang karena saat itu juga aku mulai menyadari satu hal, aku sadar Gadis tertarik pada Satria seperti yang tengah aku rasakan pada Gadis saat ini.
Satria memang orang yang sangat sempurna. Setiap orang, entah itu pria atau wanita akan merasa kagum padanya. Satria begitu berkharisma dengan pengetahuan yang dimilikinya, retorikanya juga begitu hebat. Dia memang berbakat jadi motivator bagi orang di sekitarnya, termasuk aku sahabatnya. Dan kini bertambah lagi satu orang yang akan menjadi anggota dari fans club Satria, orang yang berbicara di sampingku ini akan terdaftar menjadi anggotanya. Hanya saja aku tidak rela Gadis begitu mengaguminya. Padahal sudah sangat jelas, aku selalu ada di sampingnya saat dia membutuhkan seseorang. Apa dia tidak pernah merasakan arti kehadiranku di sampingnya? Hmmm...




Read more...

Kamis, 12 Mei 2011

~TAK AKAN BERHENTI MENGEJAR MATAHARI~

Mungkin tak pernah terlintas dalam benakmu
Ya, aku bukanlah siapa-siapa
tak bisa menjadi bunga
bagimu aku bukan melati
atau mungkin terlalu hina bagimu...
Aku tahu aku berbeda...
Aku tak seperti kalian, apalagi dirimu yang telah mencapai puncak Mahameru
Mungkin aku hanyalah debu tipis yang hinggap dalam kebersamaanmu...
Namun inilah kisahku, kisah yang menjadi milik ku seorang dan mungkin aku tak mampu menggapai Mahameru itu
Sebuah kisah yang akan tertulis dalam lembar demi lembar buku kehidupanku...
Aku mungkin tak menginjakkan kaki pada puncak itu, tapi aku tak akan berhenti mengejar matahari...
Ya, mengejar matahari, memeluk tiap jengkal energinya...
Lalu menjadi matahari bagi galaksiku sendiri...
Akulah mentari yang akan tersenyum tiap waktu untuk semua orang...
Akulah mentari yang tetap bersinar, walau kadang aku terhalang mendung...
Jadi, biarlah aku mengejar matahari, berlari dan akan terus berlari...
Read more...

Selasa, 10 Mei 2011

~Kehilangan~

Perpisahan dengan orang yang kita sayangi, tentu sangat tidak menyenangkan. Air mata tak mampu terbendung, mengalir dengan deras...
Tapi itu mungkin yang terbaik. Orang yang kita sayang akan berpulang ke rumah Tuhan. Itu karena Tuhan sayang pada mereka. Tapi memang butuh waktu untuk menerima bahwa mereka tak berada di sisi kita lagi, butuh waktu untuk menerima, bahwa kita tidak akan berjumpa lagi dengan mereka.
Kehilangan...
Kita memiliki lalu kehilangan mereka... < Kita tidak rela kehilangan senyum, tawa, canda, dan pelukan hangat yang selalu mereka berikan... Tidak rela... Namun, dibalik semua itu ada keikhlasan Belajar untuk ikhlas dan menyerahkan yang terbaik hanya kepadaNya, Allah Sang Maha dari Segala Maha...
Read more...

Sabtu, 07 Mei 2011

~TENTANG SESEORANG~



Dia...
Ya, dia
Berjalan pada satu tanya selalu menggangguku
Tanpa kata, tanpa rasa
Teruntuk hati dalam khayal
Dia selalu bersuara
Merangkai tanya dalam benak
Imaji yang kian menyapa
Seseorang, itukah kau?
Resah dalam diri
Mencari jawab pasti, tak jua kutemui
Seseorang yang kunanti,
itukah kau?
Cinta hanyalah cinta
Mungkinkah semua tanya,
Kau yang jawab?
Dalam harap ku berdoa
Teruntukmu, duhai lelakiku
Bimbing aku menuju jalan surga,
Dunia dan akhirat

Dan tentang seseorang
Itu pula dirimu
Ku bersumpah akan mencinta
Lelaki terindahku
Dalam dekap ruang dan waktu
Menyatukan dua tulang rusuk yang pernah terpisah
Read more...

“ALL MY DREAMS COME TRUE”


“Saya mulai menyadari bahwa untuk mewujudkan sebuah impian, dibutuhkan keberanian,.,.
Keberanian untuk percaya,. bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,.”




Menjadikan dunia yang saya tinggali ini menjadi tempat yang jauh lebih baik dari sebelumnya,.(Stop global warming, tidak ada lagi perang di dunia ini),.

Saya ingin membuat Tuhan dan kedua orang tua saya bangga
Atas segala tindakan dan perbuatan saya,.

Taat beribadah dan beriman teguh pada Tuhan,.

Membahagiakan kedua orang tua dan keluarga,.

Menerapkan “The Secret” dalam hidup saya,.
Selalu menjadi orang yang proaktif,.

Menghabiskan masa kuliah saya dengan kegiatan bermanfaat,.
(kegiatan FLP,KPI,.)

Meraih gelar sarjana dengan IPK min 3,75
Dalam waktu 3,5 tahun,.
Nilai tes TOEFL di atas 600,.

Melanjutkan studi S2 dan S3 di luar negeri (min. Singapore),.
Mencari ilmu hingga ke ujung dunia,.

Membangun bisnis pertanian organik terbesar di dunia,.
(Bisnis pertanian ala Masanobu Fukuoka),.

Pengusaha sukses dan berhasil,.
Mengumpulkan dana untuk membangun sekolah dan rumah sakit bermutu dan berkualitas bagi orang yang tidak mampu,.

Memiliki toko buku,. toko bunga,. dan cafe ice cream terkenal,.

Menulis buku dan novel yang kemudian difilmkan,.
(menulis buku Chicken Soup versi Indonesia,.)


Menjadi Novelis terkenal,.
(seperti Andrea Hirata dan Nicholas Sparks, Jack Canfield, Kimberly Kimberger),.

Menguasai 6 bahasa,.
(Inggris,Jerman,Perancis,Jepang,Cina,Korea,.)
Menguasai alat musik gitar dan piano,.

Menjadi seseorang yang penuh kebijaksanaan,.
Read more...

Jumat, 06 Mei 2011

Life Must Go On...

Mereka bilang hidup itu harus tetap berjalan, walau apa pun yang terjadi...
Tak peduli hal itu indah atau menyakitkan...
Dia akan tetap berjalan dan mengalir seperti air, mungkin itulah yang disebut buah dari ketegaran hidup...
Tak perlu lagi ada dirimu, aku harus kembali ke duniaku lagi, bersama sayap patah, tertatih...
Hidupku akan baik-baik saja...
Aku akan buktikan pada dunia dan juga dirimu, bahwa aku bisa dan akan menjemput impianku...
Bersama temaram gemintang, aku akan mulai melangkah lagi...
Menemukan duniaku yang baru...
Aku akan memulai kisah baru tanpa dirimu...

~~Saat Rindu ini bagaikan memeluk bulan...
dan aku bukanlah si pungguk yang merindukan bulan...
Terima kasih untuk segalanya,.
Duhai, Sang Pujangga yang pernah mencuri perhatian dan sayangku... :)
Read more...

Rabu, 04 Mei 2011

~SAAT CINTA DAN BENCI BERADU SATU~

Kau...
Ya, dirimu terlalu penuh dengan cerita tak berbias, terlalu mengagumkan tiap orang yang kau temui...
Mungkin aku tidak mengenalmu lebih jauh, bahkan tempat berteduhmu pun aku tak tahu, tapi aku merasa sangat mengenal sosokmu...
Dirimu yang menyimpan berjuta cinta untuk seseorang yang slalu kau rindukan, aku bisa membacanya...
Membaca pesan-pesan cinta di antara kalian...
Mungkin kedengarannya bodoh, tapi akibat kesalahpahaman semu, membuatku pernah merasa engkau terbangkan...
Kau dan duniamu... terlalu memesonaku...
Membawaku terbang, merasakan indahnya langit khatulistiwa, mengajarkan tentang kebahagiaan...
Kau mengajakku mengecap manisnya cinta... Lalu meninggalkanku bersama sayap patah ini... Aku terhempas begitu saja dalam ruang kehampaan...
aku bahagia mengenalmu, namun mungkin akan lebih baik bila kita tak pernah dipertemukan takdir...
Terlalu sakit bagiku, saat menyadari cinta membutakanku... Sesaknya menghancurkan seketika...
Sungguh aku tak bisa membenci dirimu, walau logikaku menginginkannya...
Cinta ini memang sebuah kesalahan, dan aku tak mampu memperbaikinya lagi,
Tak sanggup menghilangkannya dari hati...
Tapi mulai kusadari, mengakhiri segalanya akan jauh lebih sempurna...
Read more...
 
 

Designed by: Compartidísimo | Brought to you by Blogger Template Place & Blogger Tutorial
Scrapping elements: Deliciouscraps©